MATERI 14
PEMIMPIN
PEMBERI SOLUSI
Suatu hari, ada
seseorang dari golongan Anshar yang datang meminta sesuatu kepada Nabi Muhammad
SAW. Nabi SAW lantas bertanya kepada orang tersebut, “adakah sesuatu di
rumahmu?”ia menjawab, “ada, yaitu hamparan yang sebagian kami pakai dan
sebagian lagi kami hamparkan, dan juga wadah yang kami pergunakan untuk minum.”
Kata Nabi SAW bawalah
olehmu kepadaku dua benda itu.”lalu, orang tersebut menyerahkannya kepada nabi
SAW lalu, Rasulullah menawarkan barang tersebut kepada para sahabat,”siapa yang
akan member dua barang ini?”seseorang berkata, “saya akan membelinya dengan
satu dirham.”kata Nabi SAW,”siapa yang akan menambah lebih dari satu
dirham?”pertanyaan itu diulang sampai tiga kali. Seorang berkata, äku akan
memberlinya dengan dua dirham.”lalu Rasulullah SWA memberikan barang itu kepada
orang itu dan mengambil uang dua dirham, dan langsung memberikannya kepada
seorang Anshar tadi.
Nabi SAW
berkata,”belikanlah dengan salah satu dirham ini makanan, lalu berikan kepada
keluargamu, kemudian, belikan dengan dirham yang satunya lagi kapak, lalu bawa
bawa kapak itu kepada itu kepadaku.”Lalu, Rasululllah mengikatkan kayu sambil
berkata kepadanya, “pergilah, carilah kayu bakar dan jualah. Dan, kau jangan
memperlihatkan diri kepadaku selama lima belas hari.
Kemudian laki-laki tadi
mengambil kayu bakar dan menjualnya. Setelah lima belas hari, ia datang kepad
Nabi dan telah memiliki sepuluh dirham. Sebagaimana ia belikan pakaian dan
sebagainnya lagi dibelikan makanan.
Rasulullah SAW
bersabda. “ini semua lebih baik bagimu daripada kau datang meminta-minta yang
datang meminta-minta yang menjadi noda pada wajahmu di hari kiamat nanti.
Sesungguhnya meminta-minta itu tidaklah pantas, kecuali bagi tiga orang: orang
yang sangat fakir, orang yang mempunyai utang yang memberatkan, atau orang yang
harus membayar diat.”
Dapat ditarik kesimpulan dari cerita di atas bawasannya kita tidak boleh mudah menyerah sehingga kita harus meminta2. ingatlah pepatah "man jadda wajada",, janganlah mudah menyerah akan suatu hal. Allah tidak akan merubah nasib seseorang jika seseorang itu tidak berusaha untuk merubahnya. "INGAT MEMINTA2 ITU ADALAH OPTION TERAKHIR" dan bila kita berada pada ketiga posisi diatas yg telah disebutkan.
BalasHapusNama : Imam Santoso
NIM. : 131111320
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusAllah memberikan kita akal pikiran dan kekuatan untuk kita menjalani kehidupan didunia dan beribadah kepadaNYA.. maka gunakanlah akal pikiran dan kekuatan itu untuk bekerja keras agar kita bisa menjalani kehidupan kita dengan sebaik mungkin.. dan janganlah kita meminta-minta sebelum kita bekrja keras karna Allah tidak suka dengan orang yg meminta-minta.. krna dengan bekrja keras allah selalu memberikan jalan untuk kita.. dan kalaupun kita trpaksa hrus meminta-minta jadikanlah meminta-minta adl alternatif terakhir setelah kita berjuang dan berusaha keras.. karna sesungguhnya Allah lebih menyukai orang yang berusaha dan bekrja keras drpd orang yang meminta-minta..
BalasHapusTOFIK AGUNG DWI PUTRO
131111308
Rosulullah mengajarkan kita untuk selalu bekerja dengan sungguh-sungguh agar kita dapat mencapai cita-cita atau keinginan kita.dan kisah di atas mengajarkan kita untuk tidak mudah menyerah dengan keadaan harus tetap berusaha.karena Allah membenci sifat putus asa.dan kisah diatas Rosulullah memberikan contoh untuk kita bisa jadi seorang pemimpin yng selalu kasih solusi yang baik atau mendidik.
BalasHapusSUTARYANTO
131111306
Rosulullah mengajarkan kita untuk selalu bekerja dengan sungguh-sungguh agar kita dapat mencapai cita-cita atau keinginan kita.dan kisah di atas mengajarkan kita untuk tidak mudah menyerah dengan keadaan harus tetap berusaha.karena Allah membenci sifat putus asa.dan kisah diatas Rosulullah memberikan contoh untuk kita bisa jadi seorang pemimpin yng selalu kasih solusi yang baik atau mendidik.
BalasHapusSUTARYANTO
131111306
Islam adala rohmatan lil alamin,islam merupakan agama yg mendidik kebersamaan'n menebarkan ksejukan'n danjurkan berkasabiah,mengerjakan sholat memberikan jakat.
BalasHapusZendia prahara winata
131111314
Karna islam mengajarkan tidaklah umat muslim meminta minta sesunggugnya itu tidaklah pantas, maka kita sebagai umat muslim tidak pantas untuk menyerah sesungguhnya allah membenci sifat putus asa dan menyerah, dan berserah diri kepada allah berusaha dan beriktiar maka tidak lah ada kata putus asa
BalasHapusArdian Redja Sukma
141111204
Kita sebagai makhluk ciptaan Allah yg sempurna janganlah menyerah dalam mengahadapin masalah, karena rejeki itu sebenarnya sudah diatur
BalasHapusAllah tinggal bagaimana kita bisa menyingkapinya dan menjalankannya.
Karena orang yang pasrah akan nisab malah bisa memperkecil rejekin yang bakal kita dapatkan.
Fredi Biyono
141111214/ unpri wave 3
Kita sebagai makhluk ciptaan Allah yg sempurna janganlah menyerah dalam mengahadapin masalah, karena rejeki itu sebenarnya sudah diatur
BalasHapusAllah tinggal bagaimana kita bisa menyingkapinya dan menjalankannya.
Karena orang yang pasrah akan nisab malah bisa memperkecil rejekin yang bakal kita dapatkan.
Fredi Biyono
141111214/ unpri wave 3
Kita sebagai makhluk ciptaan Allah yg sempurna janganlah menyerah dalam mengahadapin masalah, karena rejeki itu sebenarnya sudah diatur
BalasHapusAllah tinggal bagaimana kita bisa menyingkapinya dan menjalankannya.
Karena orang yang pasrah akan nisab malah bisa memperkecil rejekin yang bakal kita dapatkan.
Fredi Biyono
141111214/ unpri wave 3
Setelah saya baca blog d atas,dari kisah tersebut,sy berpendapat bahwa Rosululloh mengajarkan kepada kita untuk mencari rizki dengan cara bekerja yang baik dengan tidak meminta2 dan mengajarkan kpd kita juga bahwa kita sbg pemimpin di mana saja untuk bisa memberikan contoh yg baik dan juga dan jga bisa memberikan jalan keluar dari setiap permasalahan tdk hanya pemimpin yang hanya bisa perintah.
BalasHapusNgimronudin
141111225/unpri wave 3
Yang dapat diambil pelajarannya, bahwa Baginda Nabi Besar Muhammad Saw selalu mengajarkan kita untuk bijak dalam menyikapi persoalan hidup, dengan memberikan solusi yang tidak memberatkan kita,, dan kita diajarkan untuk terus berusaha dalam memperoleh rezeki dengan cara bekerja keras, tanpa mengharapkan belas kasihan orang lain,,, tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah,,,
BalasHapusNim 141111216
Hendra Kristianto
Rosul mengajarkan kita untuk bijak dalam menyikapi persoalan hidup,, dan selalu memberikan solusi yang tidak memberatkan kita,, yang lebih penting Beliau mengajarkan kita untuk tidak mudah putus asa dalam mencari rezeki,, tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah,,,
BalasHapusNim 141111216
Hendra Kristianto [UNPRI wave 3]
sebagai umat muslim yang taat,tentunya kita jangan pernah menyerah,jangan mudah putus asa,karena Allah tidak tidur,akan melihat hamba Nya,akan memberikan jalan di setiap kesusahan,kita harus bekerja keras,karena semua pasti akan ada hasilnya,harus selalu berbagi dengan sesama.
BalasHapusSareh 141111227 UNPRI wave 3.
Rosulullah mengajarkan kita sebagai umat Islam untuk tidak menyerah Dan mudah putus asa. Contoh dark kisah do atas sebagai pemimpin harus dapat memberi solusi yang baik Dan bijaksana pantang menyerah Dan tak kenal putus asa.
BalasHapusFeny palupi
141111212/UNPRI wave 3
Hikmah/pelajaran yang bisa diambil adalah bahwa kita harus senantiasa beriman kepada Allah dengan melaksanakan segala amalan yang di perintahkan,dan mengikuti apa yang di contohkan rosulullah untuk saling membantu dan berbagi kepada sesama dan selalu berbuat kebajikan
BalasHapusAmir sofan
141111200/adis wave3
pelajaran yang kami ambil dari kisah diatas,,
BalasHapusbahwa harus mencari rezeki secara kerja keras dan selalu membantu sesama.
IRFAN HIKMAHTIAR
14111219 / UNPRI WAVE 3
Rasululloh menajarkan untuk tidak meminta-minta akan tetapi mengajarkan bagaimana berusaha memanfaatkan apa yang kita miliki sehingga dapat menghasilkan. karena Allah menciptakan kita di bekali dengan akal pikiran yang tidak diberikan kepada makhluk lain. sehingga kita dapat berpikir bagaimana berusaha untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
BalasHapusAllah tidak akan merubah suatu kaum sehingga kaum itu sendiri yang merubahnya, artinya kita harus berusaha semaksimal mungkin dan berdo'a kemudian bertawakal kepada Allah.
"Barang siapa berusaha, maka sesungguhnya usahanya itu untuk dirinya sendiri" (QS Al Ankabut:6)
Apipudin
141111202/UNPRI wave 3
Assalamualaikum wr.WB
BalasHapusYang dapat Saya simpulkan tentang cerita kisah diatas.
Bahwasanya Islam mengajarkan Kita sebagai umat manusia untuk selalu Bekerja keras,saling menolong Dan tidak mudah untuk putus ASA. Karena Allah tidak akan merubah nasib seseorang jika seseorang ITU tidak berusaha untuk merubahnya.
Dodi hartomo
141111208 /UNPRI wave 3
Assalamualaikum wr.WB
BalasHapusYang dapat Saya simpulkan tentang cerita kisah diatas.
Bahwasanya Islam mengajarkan Kita sebagai umat manusia untuk selalu Bekerja keras,saling menolong Dan tidak mudah untuk putus ASA. Karena Allah tidak akan merubah nasib seseorang jika seseorang ITU tidak berusaha untuk merubahnya.
Dodi hartomo
141111208 /UNPRI wave 3
kita tidak boleh menyerah dengan keadan kita,selagi kita mau berusaha pasti ada jalan'nya ,intinya jangan menyerah.
BalasHapusIRFAN HIKMAHTIAR
141111219
Bahwa Kita Sebagai manusia di wajibkan untuk selalu berusaha
BalasHapusmencari rejeki yang halal dan dari hasil usaha sendiri serta tidak mengharapkan bantuan dari orang lain, dan kita harus mencontoh sikap Rosulullah yang selalu membantu sesama umat manusia.
Amir Sofan / 141111200 (wave 3)
Assalamualaikum wr.Wb...
BalasHapusHikmah yang dapat kita ambil dari kisah tersebut adalah Rasulullah memberikan Nasehat kepada sang pengemis dan inipun nasehat yang sangat baik kita.
“Hal seperti itu, lebih baik daripada kau meminta-minta yang akan menimbulkan bintik hitam di wajahmu kelak di akherat,”
Sebuah kejadian yang buruk, bagi orang yang berprofesi sebagai peminta-minta di akherat kelak. Dan yang menyedihkan , hal ini tidak banyak diketahui oleh mereka.
Sebenarnya dalam Islam, perintah untuk bekerja keras dalam memenuhi kebutuhan sendiri dan keluarganya, telah tercantum pada beberapa ayat. Usaha itu lebih baik, dan mulia dibandingkan orang-orang yang malas, dan hanya mengandalkan pemberian orang semata. Karena dengan hasil maksimal orang yang berupaya yang terbaik dalam kehidupannya, bisa membuat keluarganya dalam kecukupan, juga bisa bersedekah memberikan hartanya untuk orang lain. Tentu tak dipungkiri, berdoa adalah sarana yang terbaik dilakukan setelah berusaha, kedua hal tersebut harus selalu mengiringi.
Tapi apakah orang yang hanya berdoa saja, duduk-duduk dimasjid adalah hal yang dibenarkan? Umar ibn Khathab juga pernah menegur orang-orang yang hanya menghabiskan waktunya di masjid tanpa mau berusaha mencari rezeki untuk memenuhi kebutuhan hidup.
“Kalian jangan hanya duduk-duduk saja di sini, dan hanya beroda semoga Allah memberikan rezeki. Padahal kamu semua tahu, langit tidak serta meta menurunkan emas juga perak. SEdang Allah telah berfirman: ‘Apabila shalat telah ditunaikan maka menyebarlah di muka bumi, carilah karunia Allah. Dan perbanyaklah mengingat Allah agar kamu beruntung,..” (al-Jumu’ah:10)
AHMAD BADAWI (UNPRI WAVE 3)
NIM : 141111198
Assalamualaikum wr.Wb...
BalasHapusHikmah yang dapat kita ambil dari kisah tersebut adalah Rasulullah memberikan Nasehat kepada sang pengemis dan inipun nasehat yang sangat baik kita.
“Hal seperti itu, lebih baik daripada kau meminta-minta yang akan menimbulkan bintik hitam di wajahmu kelak di akherat,”
Sebuah kejadian yang buruk, bagi orang yang berprofesi sebagai peminta-minta di akherat kelak. Dan yang menyedihkan , hal ini tidak banyak diketahui oleh mereka.
Sebenarnya dalam Islam, perintah untuk bekerja keras dalam memenuhi kebutuhan sendiri dan keluarganya, telah tercantum pada beberapa ayat. Usaha itu lebih baik, dan mulia dibandingkan orang-orang yang malas, dan hanya mengandalkan pemberian orang semata. Karena dengan hasil maksimal orang yang berupaya yang terbaik dalam kehidupannya, bisa membuat keluarganya dalam kecukupan, juga bisa bersedekah memberikan hartanya untuk orang lain. Tentu tak dipungkiri, berdoa adalah sarana yang terbaik dilakukan setelah berusaha, kedua hal tersebut harus selalu mengiringi.
Tapi apakah orang yang hanya berdoa saja, duduk-duduk dimasjid adalah hal yang dibenarkan? Umar ibn Khathab juga pernah menegur orang-orang yang hanya menghabiskan waktunya di masjid tanpa mau berusaha mencari rezeki untuk memenuhi kebutuhan hidup.
“Kalian jangan hanya duduk-duduk saja di sini, dan hanya beroda semoga Allah memberikan rezeki. Padahal kamu semua tahu, langit tidak serta meta menurunkan emas juga perak. SEdang Allah telah berfirman: ‘Apabila shalat telah ditunaikan maka menyebarlah di muka bumi, carilah karunia Allah. Dan perbanyaklah mengingat Allah agar kamu beruntung,..” (al-Jumu’ah:10)
AHMAD BADAWI (UNPRI WAVE 3)
NIM : 141111198
Islam tidak membiarkan seorang muslim kebingungan dalam berusaha mencari nafkah. Islam telah memberikan solusi tuntas dan mengajarkan etika cara sukses mengais rezeki, membukakan pintu kemakmuran dan keberkahan. Kegiatan usaha dalam kaca mata Islam memiliki kode etik dan aturan, jauh dari sifat tamak dan serakah.
BalasHapusDhimas panji pamungkas
151111086/unpri wave3
Islam tidak membiarkan seorang muslim kebingungan dalam berusaha mencari nafkah. Islam telah memberikan solusi tuntas dan mengajarkan etika cara sukses mengais rezeki, membukakan pintu kemakmuran dan keberkahan. Kegiatan usaha dalam kaca mata Islam memiliki kode etik dan aturan, jauh dari sifat tamak dan serakah.
BalasHapusDhimas panji pamungkas
151111086/unpri wave3
Rosulullah SAW memberi contoh kepada umat-Nya bahwa tangan diatas lebih baik dari pada tangan dibawah.memberilah dan jangan pernah meminta-minta karena kalau kita mau berusaha Allah akan memberikan jalan-Nya.
BalasHapusSyaidah Syam
141111233/wave3
Mintalah kepada allah swt.
BalasHapusDan jalanlah kau meminta minta kepada manusia.
Karna allah swt lah maha pemberi apa yang telah umat nya minta..
Bekerja lah dengan giat.
Dan berikhtiar.
MUHAMAD LUKMANUL HAKIM
141111224
UNPRI WAFE 3 / ADIS
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusHikmah :
BalasHapussesuai dengan judul dari kisah di atas, sebagai seorang pemimpin hendaklah perduli dengan rakyat yang di pimpinya, jika ada seseorang yang mengalami kesulitan dan tidak tau apa yang harus di perbuatnya untuk kluar dari kesulitanya maka sebagai seorang pemimpin wajiblah menolong orang tersebut dengan bijaksana.
hikmah lain dari kisah di atas adalah kita sebagai makhluk sempurna yang di anugrahi dengan akal pikiran hendaklah berusaha dengan kemampuan kita untuk menjalani hidup kita, contoh : untuk memenuhi kebutuhan lahiriyah seperti sandang,pangan,papan kita harus giat bekerja, janganlah meminta -minta karena meminta-minta merupakan perbuatan yang tidak di sukai oleh Allah SWT.
Diriwayatkan dari Sahabat ‘Abdullah bin ‘Umar Radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَا زَالَ الرَّجُل
ُ يَسْأَلُ النَّاسَ، حَتَّى يَأْتِيَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَيْسَ فِيْ وَجْهِهِ مُزْعَةُ لَحْمٍ.
“Seseorang senantiasa meminta-minta kepada orang lain sehingga ia akan datang pada hari Kiamat dalam keadaan tidak ada sekerat dagingpun di wajahnya”.
juga di jelaskan dalam hadist berikut :
Diriwayatkan dari Hubsyi bin Junaadah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ سَأَلَ مِنْ غَيْرِ فَقْرٍ فَكَأَنَّمَا يَأْكُل
ُ الْجَمْرَ.
“Barang siapa meminta-minta kepada orang lain tanpa adanya kebutuhan, maka seolah-olahia memakan bara api”
jika kita masih mampu berusaha pasti Allah akan memberikan balasan yang setimpal dengan usaha kita.
Siti Hawa
153111110
hikmah;
BalasHapusdari kesimpulan yang saya tankap bahwasanya menjadi pemimpin yang baik ada lah mampu memakmurkan bawahnya..
dan meminta minta adalah hal yg sangat tidak di anjurkan, dimna itu akan merugikan diri sendiri dan orang lain..
Mari Bekerja Keras
Islam sendiri memerintahkan pada kita untuk bekerja keras dan meminta-minta alias pengemis adalah suatu pekerjaan yang hina.
Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لأَنْ يَحْتَطِبَ أَحَدُكُمْ حُزْمَةً عَلَى ظَهْرِهِ خَيْرٌ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ أَحَدًا ، فَيُعْطِيَهُ أَوْ يَمْنَعَهُ
“Lebih baik seseorang bekerja dengan mengumpulkan seikat kayu bakar di punggungnya dibanding dengan seseorang yang meminta-minta (mengemis) lantas ada yang memberi atau enggan memberi sesuatu padanya.” (HR. Bukhari 2074)
semogga allah melancarkan rejeki kita amin.
nana mulyana
153111113
Sebaik baiknya pemimpin adalah pemimpin yang mampu memberikan solusi,kita dapat belajar dari kisah kaum anshar tsb ketika meminta sesuatu kepada Rosulallah SAW bukan uang atau makanan yg beliau berikan melainkan solusi jangka panjang yg jauh bermanfaat bagi kaum anshar tsb,akan tetapi jika Rosulallah SAW memberikan uang atau makanan itu pun solusi akan tetapi solusi jangka pendek yg manfaatnya tidakakan membuat kaum anshar itu lebih baik,pemikiran seperti itulah yang harus dimiliki seorang pemimpin,tidak mengajarkan warganya untuk berbuat yang tidak ada gunanya untuk dirinya lebih baik amemberi pancingan dari pada memberi ikan.
BalasHapusDan pelajaran lainnya adalah tidak ada alasan bagi kita,kita tidak bisa mendapatkan rejki yang halal,yang tidak mnurunkan derajatnya dimata Allah SWT, lakukan apa yg kita bisa lakukan,berusaha,berjuang dan berkorban jika kita menginginkan sesuatu yg lebih, seperti kisah diatas, berkorban:ketika Rosulallah menyuruh membawa apa yg dia punya.
Melakukan apa yg kita bisa lakukan: mencari kayu bakar
Berusaha dan berjuang,untuk menjual kayu bakar itu
Subhanallah begitu tepat sekali apa yang Rosulallah SAW berikan untuk kaum anshar itu.
Ziska muktiansah 153111104
Dapat di simpulkan cerita di atas, Allah memberikan kita pikiran, akal sehat, dan kekuatan untuk hidup di dunia dengan berusaha dan tidak boleh pantang menyerah dan putus asa .
BalasHapusDan menjadi seorang pemimpin adalah ia mampu memberikan solusi yang tepat dengan kaidah yang benar menurut agama islam..allah juga tidak menganjurkan meminta minta sesungguhnya bekerja itu lebih baik...
Semoga kita selalu ada di jalan yang allah ridhoi dan di lantaran rejeki amin.
Nama: Deni Setiadi
NIM : 153111118
Dapat di simpulkan cerita di atas, Allah memberikan kita pikiran, akal sehat, dan kekuatan untuk hidup di dunia dengan berusaha dan tidak boleh pantang menyerah dan putus asa .
BalasHapusDan menjadi seorang pemimpin adalah ia mampu memberikan solusi yang tepat dengan kaidah yang benar menurut agama islam..allah juga tidak menganjurkan meminta minta sesungguhnya bekerja itu lebih baik...
Semoga kita selalu ada di jalan yang allah ridhoi dan di lantaran rejeki amin.
Nama: Deni Setiadi
NIM : 153111118
Dapat disimpulkan dari cerita diatas. Bahwa setiap makhluk yg di ciptakan allah tidak ada yang sempurna pasti ada kekurangan. Namun allah memberi akal pikiran untuk berfikir, dan berusaha tidak putus gampang putus asa apalagi harus meminta minta, karna allah tidak akan merubah nasib seseorang melainkan orang itu yang merubah dirinya sendiri. Semoga allah selalu memberi rezki yg melimpah dan halal. Aminn
BalasHapus.ROHMAN WAFi . NIM 153111112
simpulan.bahwa manusia mempunyai akal sehat dan fikiran nya masimg masing dan banyak lah memberi dari segala hal apa yang kita perbuat,lebih baik tangan di atas dari pada tangan dibawah,maka jangan takut tida di balas apa yang kita berikan,karna suatu saat nanti allah akan membalas perbuatan baik kita kelak nanti.
BalasHapusNama.Ridzwan pelani
Nim:153111122